Nana atau Nisa?
Jika diketahui...
Aku sangatlah cuek di kehidupan nyata
Wajahku terlihat dingin saat bersapa
Bahkan ketika bertemu anggota keluarga
Diriku kala dulu bukanlah begini
Senyum tipis dan wajah berseri menentramkan hati
Wajah tomat yang tertutup kuning langsat melukis diri
Langkah kecil seimbang dengan lompatan kelinci
Aku belum mengerti
Kemana semua pergi
Hati berdebar kala lelaki berhadapan
Mulut membeku tubuh yang tertekan
Hipnotis mata perlahan berjalan
Mantra terucap bibir tertahan
Thank's to Allah
Sekarang aku lebih lega dari biasa
Tentang bagaimana aku tak harus berbohong ceria
Tentang ketenangan yang ku harap bersama
Dengan rahmat-Nya
Berani tanpa makhluk-Mu
Dan itu karena-Mu
Keyakinan yang mengajarkanku usaha tak menyerah
Kedamaian yang tercipta dari ayat-ayat cinta-Nya
Kesejukan dari lisanku yang mendemo asma-Nya
Tiada ku bisa percaya selain Engkau sang pencipta
Komentar
Posting Komentar